Stadium Kanker Leher Rahim

Tingkat-tingkat / stadium dari kanker leher rahim:

Tingkat 0 :
Kanker hanya ditemukan pada lapisan atas dari sel-sel pada jaringan yang melapisi leher rahim. Tingkat 0 juga disebut carcinoma in situ.

Tingkat I :
Kanker telah menyerang leher rahim dibawah lapisan atas dari sel-sel. Itu ditemukan hanya di leher rahim.
Tingkat II:
Kanker meluas melewati leher rahim kedalam jaringan-jaringan berdekatan. Ia meluas ke bagian atas dari vagina. Kanker tidak menyerang ke bagian ketiga yang lebih rendah dari vagina atau dinding pelvic (lapisan dari bagian tubuh antara pinggul).

Tingkat III:
Kanker meluas ke bagian bawah dari vagina. Ia juga mungkin telah menyebar ke dinding pelvic dan simpul-simpul getah bening yang berdekatan.

Tingkat IV:
Kanker telah menyebar ke kandung kemih, rektum, atau bagian-bagian lain tubuh.
Terjadinya kembali kanker: Kanker telah dirawat, namun telah kembali setelah suatu periode waktu yang selama waktu ini tidak dapat terdeteksi. Kanker mungkin timbul kembali pada leher rahim atau pada bagian-bagian lain tubuh.

Untuk mempelajari luasnya penyakit dan menyarankan suatu jalan perawatan, dokter mungkin meminta beberapa dari tes-tes berikut:
* X-rays dada:
* X-rays seringkali dapat menunjukan apakah kanker telah menyebar ke paru-paru.
* CT scan:

Suatu mesin x-ray yang dihubungkan ke sebuah komputer mengambil suatu rentetan dari gambar-gambar yang mendetil (terperinci) dari organ-organ anda. Anda munkin menerima materi kontras melalui suntikan dilengan atau tangan anda, melalui mulut, atau dengan enema. Beberapa orang alergi terhadap materi-materi kontras yang mengandung iodine. Beritahu dokter atau suster jika anda mempunayi alergi. Materi kontras membuat area-area abnormal lebih mudah untuk dilihat. Suatu tumor di hati, paru-paru, atau dimana saja didalam tubuh dapt terlihat pada CT scan.

MRI:
Suatu megnet yang kuat yang dihubungkan ke sebuah komputer digunakan untuk membuat gambar-gambar yang mendetil dari pelvis dan perut anda. Dokter dapat melihat gambar-gambar ini pada sebuah monitor dan dapat mencetak mereka pada film. Suatu MRI dapat menunjukan apakah kanker telah menyebar. Kadangkala materi kontras membuat area-area abnormal timbul lebih jelas pada gambar.

Ultrasound:
Suatu alat ultrasound diletakka pada perut atau dimasukkan kedalam vagina. Alat mengirim gelombang-gelombang suara yang tidak dapat didengar manusia. Gelombang-gelombang memantul pada leher rahim dan jaringan-jaringan berdekatan, dan sebuah komputer menggunakan gema-gema (echoes) menciptakan suatu gambar. Tumor-tumor dapat menghasilkan gema-gema yang berbeda dari gema-gema yang dibuat oleh jaringan-jaringan yang sehat. Gambar dapat menunjukan apakah kanker telah menyebar.

Perubahan-perubahan sebelum bersifat kanker dan kanker-kanker awal dari leher rahim umumnya tidak menyebabkan nyeri atau gejala-gejala lain. Adalah penting untuk tidak menunggu sampai merasakan nyeri sebelum mengunjungi seorang dokter.

Ketika penyakitnya memburuk, wanita-wanita dapat mencatat satu atau lebih dari gejala-gejala ini:
- Perdarahan vagina yang abnormal
- Perdarahan yang terjadi diantara periode-periode teratur menstruasi
- Perdarahan setelah hubungan seks, penyemprotan air, atau suatu pemeriksaan pelvic
- Periode-periode menstruasi yang berlangsung lebih lama dan lebih berat daripada sebelumnya
- Perdarahan setelah menopause
- Kotoran vagina yang meningkat
- Nyeri Pelvic
- Nyeri sewaktu hubungan seks

Infeksi-infeksi atau persoalan-persoalan kesehatan lain dapat juga menyebabkan gejala-gejala ini. Hanya seorang dokter yang dapat memastikannya. Seorang wanita dengan gejala-gejala ini manapun harus memberitahu dokternya sehingga persoalan-persoalan dapat didiagnosis dan dirawat sedini mungkin.
Peningkatan

Jika biopsi menunjukan bahwa anda mempunyai kanker, dokter anda akan melakukan suatu pemeriksaan pelvic yang seksama dan mungkin mengangkat jaringan tambahan untuk mempelajari luasnya (tingkat) penyakit anda. Tingkat memberitahukan apakah tumor telah menyerang jaringan-jaringan yang berdekatan, apakah kanker telah menyebar dan, jika ya, ke bagian-bagian tubuh yang mana.

Dokter-dokter tidak selalu dapat menjawab mengapa seorang wanita mengembangkan kanker leher rahim dan wanita lainnya tidak. Bagaimanapun, kita tahu bahwa seorang wanita dengan faktor-faktor risiko tertentu lebih mungkin daripada yang lainnya untuk mengembangkan kanker leher rahim (cervical cancer). Suatu faktor risiko adalah sesuatu yang dapat meningkatkan kemungkinan mengembangkan suatu penyakit.

Studi-studi telah menemukan sejumlah faktor-faktor yang mungkin meningkatkan risiko kanker leher rahim. Faktor-faktor ini mungkin bekerja bersama untuk bahkan lebih meningkatkan risiko:
Human papillomaviruses (HPVs): Infeksi HPV adalah faktor risiko utama untuk kanker leher rahim. HPV adalah suatu kelompok dari virus-virus yang dapat menginfeksi leher rahim (cervix). Infeksi-infeksi HPV adalah sangat umum. Viris-virus ini dapat ditularkan dari orang ke orang melalui kontak seksual. Kebanyakan dewasa-dewasa pernah terinfeksi dengan HPV pada suatu ketika dalam kehidupannya. Beberapa tipe-tipe HPV dapat menyebabkan perubahan-perubahan pada sel-sel leher rahim. Perubahan-perubahan ini dapat menjurus pada kutil-kutil genital (alat kemaluan), kanker, dan persoalan-persoalan lain. Dokter-dokter dapat memeriksa untuk HPV bahkan jika tidak ada kutil-kutil atau gejala-gejala lainnya.

Jika seorang wanita mempunyai suatu infeksi HPV, dokternya dapat mengdiskusikan cara-cara untuk menghindari terinfeksinya orang lain. Tes Pap dapat mendeteksi perubahan-perubahan sel pada leher rahim yang disebabkan oleh HPV. Perawatan dari perubahan-perubahan sel ini dapat mencegah kanker leher rahim. Ada beberapa metode-metode perawatan, termasuk pembekuan (freezing) atau pembakaran (burning) jaringan yang terinfeksi. Beberapa obat-obatan juga bermanfaat.
Ketiadaan dari tes-tes Pap secara teratur: Kanker leher rahim adalah lebih umum diantara wanita-wanita yang tidak mempunyai tes-tes Pap yang teratur (reguler). Tes Pap membantu dokter-dokter mencari sel-sel sebelum bersifat kanker (precancerous cells). Perawatan perubahan-perubahan leher rahim sebelum bersifat kanker seringkali mencegah kanker.
Sistim imun yang melemah (sistim pertahanan alamiah tubuh): Wanita-wanita dengan infeksi HIV (virus yang menyebabkan AIDS) atau yang meminum obat-obat penekan sistim imun mempunyai suatu risiko yang lebih tinggi dari rata-rata mengembangkan kanker leher rahim. Untuk wanita-wanita ini, dokter-dokter menyarankan screening secara teratur (regular screening) untuk kanker leher rahim.
Umur: Kanker leher rahim terjadi paling sering pada wanita-wanita berumur lebih dari 40 tahun.
Sejarah seksual: Wanita-wanita yang telah mempunyai banyak mitra-mitra seksual mempunyai suatu risiko yang lebih tinggi dari rata-rata mengembangkan kanker leher rahim. Juga, seorang wanita yang telah mempunyai hubungan seksual dengan seorang pria yang telah mempunyai banyak mitra-mitra seksual mungkin berisiko lebih tinggi mengembangkan kanker leher rahim. Pada kedua kasus-kasus, risiko mengembangkan kanker leher rahim lebih tinggi karena wanita-wanita ini mempunyai risiko infeksi HPV yang lebih tinggi dari rata-rata.
Merokok: Wanita-wanita dengan suatu infeksi HPV yang merokok mempunyai suatu risiko kanker leher rahim yang lebih tinggi daripada wanita-wanita dengan infeksi HPV yang tidak merokok.
Menggunakan pil-pil pengontrol kelahiran untuk suatu waktu yang lama: Menggunakan pil-pil pengontrol kelahiran untuk suatu waktu yang lama (5 tahun atau lebih) dapat meningkatkan risiko kanker leher rahim diantara wanita-wanita dengan infeksi HPV.
Mempunyai banyak anak: Studi-studi menyarankan bahwa melahirkan banyak anak-anak dapat meningkatkan risiko kanker leher rahim diantara wanita-wanita dengan infeksi HPV.

Leher Rahim adalah bagian dari sistim reproduksi wanita. Ia adalah bagian bawah yang sempit dari rahim atau kandungan ( uterus atau womb). Rahim adalah suatu oragn berongga yang berbetuk buah per pada perut bagian bawah. Mulut rahim (cervix) menghubungkan rahim (kandungan) ke vagina. Vagina menjurus pada bagian luar tubuh.

Kanal rahim adalah suatu jalan terusan. Darah mengalir dari kandungan melalui kanal kedalam vagina sewaktu periode menstruasi seorang wanita. Mulut rahim juga menghasilkan lendir. Lendir membantu sperma bergerak dari vagina kedalam kandungan (uterus). Selama kehamilan, mulut rahim ditutup dengan ketat untuk membantu mempertahankan bayi didalam kandungan. Sewaktu kelahiran bayi, mulut rahim (cervix) membuka lebar untuk mengizinkan bayi melewati vagina.

Definisi Kanker

Kanker mulai didalam sel-sel, blok-blok bangunan yang menyusun jaringan-jaringan. Jaringan-jaringan menyusun organ-organ tubuh.

Secara normal, sel-sel tumbuh dan membelah untuk membentuk sel-sel baru ketika tubuh membutuhkan mereka. Ketika sel-sel tumbuh menjadi tua, mereka mati, dan sel-sel baru mengambil tempat mereka.

Kadangkala, proses yang teratur ini berjalan salah. Sel-sel baru terbentuk ketika tubuh tidak memerlukan mereka, dan sel-sel tuatidak mati ketika mereka seharusnya mati. Sel-sel ekstra ini dapat membentuk suatu massa dari jaringan yang disebut suatu perumbuhan atau tumor.

Tumor-tumor dapat bersifat jinak atau ganas:
Tumor-tumor jinak adalah bukan kanker
Tumor-tumor jinak adalah jarang mengancam nyawa.
Secara umum, tumor-tumor jinak dapat diangkat, dan mereka biasanya tidak akan tumbuh kembali.
Sel-sel dari tumor-tumor jinak tidak menyerang jaringan-jaringan sekitar mereka.
Sel-sel tumor-tumor jinak tidak menyebar ke bagian-bagian lain tubuh.
Polip-polip, kista-kista, dan kutil-kutil genital adalah tipe-tipe pertumbuhan-pertumbuhan yang jinak dari leher rahim (cervix).

Tumor-tumor ganas adalah kanker:
Tumor-tumor ganas umumnya adalah lebih serius daripada tumor-tumor jinak. Mereka mungkin mengancam nyawa.
Tumor-tumor ganas seringkali dapat diangkat. Namun kadangkala mereka tumbuh kembali.
Sel-sel tumor-tumor ganas dapat menyerang dan merusak jaringan-jaringan dan organ-organ yang berdekatan.
Sel-sel tumor-tumor ganas dapat menyebar (metastasize) ke bagian-bagian lain tubuh. Sel-sel kanker menyebar dengan memecah dari tumor asal (primer) dan masuk kedalam aliran darah atau sistim getah bening (lymphatic system). Sel-selnya menyerang organ-organ lain dan membentuk tumor-tumor baru yang merusak organ-organ ini. Penyebaran dari kanker disebut metastasis.

Ketika kanker menyebar dari tempat asalnya ke bagian lain tubuh, tumor baru mempunyai macam yang sama dari sel-sel yang abnormal dan nama yang sama seperti tumor primernya. Contohnya, jika kanker leher rahim menyebar ke paru-paru, sel-sel kanker didalam paru-paru sebenarnya adalah sel-sel kanker leher rahim. Penyakitnya adalah kanker leher rahim yang metastatik, bukan kanker paru-paru. Untuk sebab ini, ia dirawat sebagai kanker leher rahim, bukan kanker paru-paru. Dokter-dokter menyebut tumor baru penyakit “jauh” atau metastatik.

Mendiagnosis Kanker Tulang

Hal pertama yang dilakukan dokter anda adalah mengambil suatu sejarah medis yang komplit. Ini akan memberikan dokter anda petunjuk-petunjuk pada diagnosis anda. Beberapa tipe-tipe kanker adalah umum pada orang-orang jika mereka mempunyai anggota-anggota keluarga yang dekat yang telah mempunyai tipe kanker itu. Suatu diskripsi (keterangan) dari gejala-gejala anda dapat membantu dokter anda mengidentifikasi kemungkinan dari kanker tulang dari penyebab-penyebab lain yang mungkin. Berikutnya, suatu pemeriksaan fisik yang komplit dapat membantu menemukan penyebab dari gejala-gejala anda. Ini mungkin termasuk menguji kekuatan otot anda, perasaan terhadap sentuhan, dan refleks-refleks. Tes-tes darah tertentu dapat dipesan yang dapat membantu mengidentifikasi suatu kanker yang mungkin.

Berikutnya, dokter anda akan kelihatanya memesan beberapa studi-studi imaging (pencitraan). X-rays sederhana seringkali diperintahkan pertama-tama. Pada beberapa kasus-kasus, jika kanker teridentifikasi sangat dini ia mungkin tidak menampakan diri pada x-rays sederhana. Penampakan dari suatu tumor pada x-ray dapat membantu menentukan tipe kanker dan apakah ia adalah jinak atau ganas. Tumor-tumor jinak adalah lebih mungkin mempunyai suatu tepi (batasan) yang halus dimana tumor-tumor ganas adalah lebih mungkin mempunyai suatu tepi yang compang-camping. Ini karena tumor-tumor jinak secara khas tumbuh lebih perlahan dan tulang mempunyai waktu untuk coba mengelilingi tumor dengan tulang normal. Tumor-tumor ganas adalah lebih mungkin untuk tumbuh lebih cepat, tidak memberikan tulang yang normal suatu kesempatan untuk mengelilingi tumor.

Suatu CT scan (CAT scan atau computed tomography) adalah suatu tes yang lebih maju yang dapat memberikan suatu gambar potongan melintang dari tulang-tulang anda. Tes ini memberikan detil yang sangat bagus dari tulang-tulang anda dan adalah lebih mampu untuk mengidentifikasi kemungkinan suatu tumor. Ia juga memberikan informasi tambahan pada ukuran dan lokasi dari tumor.

Suatu MRI (magnetic resonance imaging) adalah tes yang lebih maju lainnya yang dapat juga menyediakan gambar potongan melintang dari tubuh anda. MRI menyediakan detil yang lebih baik dari jaringan-jaringan lunak termasuk otot-otot, tendon-tendon, ligamen-ligamen, syaraf-syaraf, dan pembuluh-pembuluh darah daripada suatu CT scan. Tes ini dapat memberikan detil yang lebih baik pada apakah sudah atau belum tumor tulang pecah melalui tulang dan melibatkan jaringan-jaringan lunak yang mengelilinginya.

Suatu scan tulang adalah suatu tes yang mengidentifikasi area-area dari tulang yang tumbuh atau berubah bentuk secara cepat. Scan tulang seringkali diambil dari seluruh tubuh. Tes ini mungkin diperintahkan untuk melihat apakah ada area-area lain mana saja dari keterlibatan tulang diseluruh tubuh.

Jika suatu tumor diidentifikasi, dokter anda akan menggunakan semua informasi dari sejarah dan pemeriksaan fisik bersama dengan studi-studi laboratorium dan imaging untuk memasang suatu daftar dari kemungkinan penyebab-penyebab (differential diagnosis).

Dokter anda mungkin kemudian memperoleh suatu contoh biopsi dari tumor. Ini melibatkan mengambil suatu contoh kecil dari tumor yang dapat diuji di laboratorium untuk menentukan jenis tumornya. Biopsi dapat diperoleh melalui suatu jarum kecil (needle biopsy) atau melaui suatu sayatan kecil (incisional biopsy).


Gambar orang yang terkena kanker tulang

Gejala-Gejala Kanker Tulang

Gejala yang paling umum dari tumor-tumor tulang adalah nyeri. Pada kebanyakan kasus-kasus, gejala-gejala menjadi secara berangsur-angsur lebih parah seiring dengan waktu. Pada awalnya, nyeri mungkin hanya hadir waktu malam atau dengan aktivitas. Tergantung pada pertumbuhan dari tumor, mereka yang terpengaruh mungkin mempunyai gejala-gejala untuk berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bertahun-tahun sebelum mencari nasehat medis.

Pada beberapa kasus-kasus, suatu massa atau gumpalan mungkin dirasakan pada tulang atau pada jaringan-jaringan yang mengelilingi tulang. Ini adalah paling umum dengan MFH atau fibrosarcoma namun dapat terjadi dengan tumor-tumor tulang lainnya. Tulang-tulang dapat menjadi lemah oleh tumor dan menjurus pada suatu patah tulang setelah trauma (luka) yang kecil atau tidak ada trauma atau hanya dari berdiri pada tulang yang terpengaruh. Demam, gigil, keringat waktu malam, dan kehilangan berat badan dapat terjadi namun adalah lebih kurang umum. Gejala-gejala ini adalah lebih umum setelah penyebaran tumor ke jaringan-jaringan lain didalam tubuh.

Jenis-Jenis Kanker Tulang

Kanker tulang disebabkan oleh suatu persoalan dengan sel-sel yang membentuk tulang. Lebih dari 2,000 orang-orang didiagnosis di Amerika setiap tahun dengan suatu tumor tulang. Tumor-tumor tulang terjadi paling umum pada anak-anak dan remaja-remaja dan lebih kurang umum pada orang-orang dewasa yang lebih tua. Kanker yang melibatkan tulang pada dewasa-dewasa yang lebih tua adalah paling umum akibat dari penyebaran metastasis dari tumor yang lain.

Ada banyak tipe-tipe yang berbeda dari kanker tulang. Tumor-tumor tulang yang paling umum termasuk osteosarcoma, Ewing’s sarcoma, chondrosarcoma, malignant fibrous histiocytoma, fibrosarcoma, dan chordoma.

Osteosarcoma
adalah kanker tulang ganas utama yang paling umum. Ia paling umum mempengaruhi laki-laki yang berumur antara 10 dan 25 tahun, namun dapat lebih kurang umum mempengaruhi dewasa-dewasa yang lebih tua. Ia seringkali terjadi di tulang-tulang yang panjang dari lengan-lengan dan kaki-kaki pada area-area dari pertumbuhan yang cepat sekitar lutut-lutut dan bahu-bahu (pundak) dari anak-anak. Tipe kanker ini seringkali adalah sangat agresif dengan risiko penyebaran ke paru-paru. Angka kelangsungan hidup dari lima tahun adalah kira-kira 65%.

Ewing’s sarcoma
adalah tumor tulang yang paling agresif dan mempengaruhi orang-orang yang lebih muda yang berumur antara 4-15 tahun. Ia adalah lebih umum pada laki-laki dan adalah sangat jarang pada orang-orang yang berumur lebih dari 30 tahun. Ia paling umum terjadi pada pertegahan dari tulang-tulang panjang dari lengan-lengan dan kaki-kaki. Angka kelangsungan hidup tiga tahun adalah kira-kira 65%, namun angka ini adalah jauh lebih rendah apabila telah menyebar ke paru-paru atau jaringan-jaringan lain dari tubuh.

Chondrosarcoma
adalah tumor tulang yang paling umum kedua dan bertanggung jawab pada kira-kira 25% dari semua tumor-tumor tulang yang ganas. Tumor-tumor ini timbul dari sel-sel tulang rawan (cartilage cells) dan dapat tumbuh dengan sangat agresif atau relatif perlahan. Tidak seperti banyak tumor-tumor tulang lain, chondrosarcoma adalah paling umum pada orang-orang berumur diatas 40 tahun. Ia adalah sedikit lebih umum pada laki-laki dan dapat secara potensial menyebar ke paru-paru dan simpul-simpul getah bening. Chondrosracoma paling umum mempengaruhi tulang-tulang dari pelvis dan pinggul-pinggul. Kelangsungan hidup lima tahun untuk bentuk yang agresif adalah kira-kira 30%, namun angka kelangsungan hidup untuk tumor-tumor yang tumbuhnya perlahan adalah 90%.

Malignant fibrous histiocytoma (MFH)
mempengaruhi jaringan-jaringan lunak temasuk otot-otot, ligamen-ligamen, tendon-tendon, dan lemak. Ia adalah keganasan jaringan lunak yang paling umum pada kehidupan kemudian dari dewasa, biasanya terjadi pada orang-orang berumur 50-60 tahun. Ia paling umum mempengaruhi anggota-anggota tubuh (kaki dan tangan) dan adalah kira-kira dua kali lebih umum pada laki-laki daripada wanita-wanita. MFH juga mempunyai suatu batasan yang lebar dari keparahan. Angka kelangsungan hidup keseluruhan adalah kira-kira 35%-60%.

Fibrosarcoma
adalah jauh lebih jarang daripada tumor-tumor tulang lainnya. Ia adalah paling umum pada orang-orang yang berumur 35-55 tahun. Ia paling umum mempengaruhi jaringan-jaringan lunak dari kaki dibelakang lutut. Ia adalah sedikit lebih umum pada laki-laki daripada wanita-wanita.

Chordoma
adalah suatu tumor yang sangat jarang dengan suatu kelangsungan hidup rata-rata dari kira-kira enam tahun setelah diagnosis. Ia terjadi pada dewasa-dewasa yang berumur diatas 30 tahun dan kira-kira dua kali lebih umum pada laki-laki daripada wanita-wanita. Ia paling umum mempengaruhi kolom tulang belakang (spinal column) ujung bawah atau ujung atas.

Sebagai tambahan pada kanker tulang, ada beragam tipe-tipe dari tumor-tumor tulang yang jinak. Ini termasuk osteoid osteoma, osteoblastoma, osteochondroma, enchondroma, chondromyxoid fibroma, dan giant cell tumor (yang mempunyai potensi untuk menjadi ganas). Seperti dengan tipe-tipe lain dari tumor-tumor jinak, ini tidak bersifat kanker.

Ada dua tipe lain dari kanker yang relatif umum yang berkembang didalam tulang-tulang: lymphoma dan multiple myeloma. Lymphoma, suatu kanker yang timbul dari sel-sel sistim imun, biasanya mulai di simpul-simpul getah bening namun dapat mulai di tulang. Multiple myeloma mulai di tulang-tulang, namun ia biasanya tidak dipertimbangkan sebagai suatu tumor tulang karena ia adalah suatu tumor dari sel-sel sumsum tulang dan bukan dari sel-sel tulang.

Kanker Prostat

Kanker Prostat adalah suatu tumor ganas yang tumbuh di dalam kelenjar prostat. Kanker prostat sangat sering terjadi. Pemeriksaan mikroskopis terhadap jaringan prostate pasca pembedahan maupun pada otopsi menunjukkan adanya kanker pada 50% pria berusia diatas 70 tahun dan pada semua pria yang berusia diatas 90 tahun. Kebanyakan kanker tersebut tidak menimbulkan gejala karena penyebarannya sangat lambat.

Apakah penyebab kanker prostat?

Penyebabnya tidak diketahui, meskipun beberapa penelitian telah menunjukkan adanya hubungan antara diet tinggi lemak dan peningkatan kadar hormon testosteron.

Kanker prostat merupakan penyebab kematian akibat kanker no 3 pada pria dan merupakan penyebab utama kematin akibat kanker pada pria diatas 74 tahun.
Kanker prostat jarang ditemukan pada pria berusia kurang dari 40 tahun.

Pria yang memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker prostat adalah pria kulit hitam yang berusia diatas 60 tahun, petani, pelukis dan pemaparan kadmium. Angka kejadian terendah ditemukan pada pria Jepang dan vegetarian.

Kanker prostat dikelompokkan menjadi :
Stadium A :
benjolan/tumor tidak dapat diraba pada pemeriksaan fisik, biasanya ditemukan secara tidak sengaja setelah pembedahan prostat karena penyakit lain.

Stadium B :
Tumor terbatas pada prostat dan biasanya ditemukan pada pemeriksaan fisik atau tes PSA.

Stadium C :
Tumor telah menyebar ke luar dari kapsul prostat, tetapi belum sampai menyebar ke kelenjar getah bening.

Stadium D :
Kanker telah menyebar (metastase) ke kelenjar getah bening regional maupun bagian tubuh lainnya (misalnya tulang dan paru-paru).


Apakah gejala kanker prostat ?
Biasanya kanker prostat berkembang secara perlahan dan tidak menimbulkan gejala sampai kanker telah mencapai stadium lanjut.Kadang gejalanya menyerupai BPH, yaitu berupa kesulitan dalam berkemih dan sering berkemih.Gejala tersebut timbul karena kanker menyebabkan penyumbatan parsial pada aliran air kemih melalui uretra.

Kanker prostat bisa menyebabkan air kemih berwarna merah (karena mengandung darah) atau menyebabkan terjadinya penahanan air kemih mendadak.
Pada beberapa kasus, kanker prostat baru terdiagnosis setelah menyebar ke tulang (terutama tulang panggul, iga dan tulang belakang) atau ke ginjal (menyebabkan gagal ginjal).
Kanker tulang menimbulkan nyeri dan tulang menjadi rapuh sehingga mudah mengalami fraktur (patah tulang).
Setelah kanker menyebar, biasanya penderita akan mengalami anemia.
Kanker prostat juga bisa menyebar ke otak dan menyebabkan kejang serta gejala mental atau neurologis lainnya.

Gejala lainnya adalah :
· Segera setelah berkemih, biasanya air kemih masih menetes-netes
· Nyeri ketika berkemih
· Nyeri ketika ejakulasi
· Nyeri punggung bagian bawah
· Nyeri ketika buang air besar
· Nokturia (berkemih pada malam hari)
· Inkontinensia uri (beser)
· Nyeri tulang atau tulang nyeri jika ditekan
· Hematuria (darah dalam air kemih)
· Nyeri perut
· Penurunan berat badan.


Bagaimana cara mendiagnosa kanker prostat?

Cara terbaik untuk menyaring kanker prostat adalah melakukan pemeriksaan colok dubur dan pemeriksaan darah.
Colok dubur pada penderita kanker prostat akan menunjukkan adanya benjolan keras yang bentuknya tidak beraturan.
Pada pemeriksaan darah dilakukan pengukuran kadar antigen prostat spesifik (PSA), yang biasanya meningkat pada penderita kanker prostat, tetapi juga bisa meningkat (tidak terlalu tinggi) pada penderita BPH.

Jika pada pemeriksaan colok dubur ditemukan benjolan, maka dilakukan pemeriksaan USG.
Dengan melakukan rontgen atau skening tulang, bisa diketahui adanya penyebaran kanker ke tulang.

Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:
· Analisa air kemih
· Sitologi air kemih atau cairan prostat
· Biopsi prostat.

;;